Order refusal letter simple
Beverage Hill Co. Ltd.
Gajipur Main Road, Gajipur
10th November, 04
Manager
Proctor Food Ltd.
20, Melisa, Dhaka-1417.
Sub: Refusal of Order NoKV31/04
Dear Sir,
We thank for your order No: 0/31/04 dated March 1, 04 for 2,000 packets of Apple Juice @ Tk. 100 per packet on or before March 20, 04.
But we regret to inform you that we are unable to supply you the goods within the time specified because our stock of apple Juice has been exhausted and the replenishment of stock will take at least one (1) month time.
Under these circumstances we can supply you the goods only if you extend the time of supply by one month.
Yours faithfully
Mrs. MELISA
Sales service Manager,
Beverage Hill co. Ltd.
Sabtu, 19 November 2016
Jumat, 28 Oktober 2016
Contoh inquiry letter
PT. AMALIA PERSADA
Jl. Ujung Harapan Raya No. 41A
Kab.Bekasi
Jl. Ujung Harapan Raya No. 41A
Kab.Bekasi
25 October, 2016
PT. PRIMA NUGROHO
Jl. Krakatau Blok A7 No.43
Jl. Krakatau Blok A7 No.43
Purbalingga
Dear Sir or Madam,
We saw your product at International Design of Shoes Fair in Moro Purwokerto Central Java on 4 November 2013 and made interested us.
Please send types of sample, the terms and catalogue of the shoes. If the cost is low and the types of sample are interesting, we will order your product.
We are looking forward to receiving your reply soon.
Yours faithfully,
Noviyanti
Head of Distributor
Selasa, 27 September 2016
Invitation latter
Invitation Latter For School Pupils
Dear carla,
We want you come and join on the preparation for the our school anniversary celebration.
Saturday , 09th october 2016
At 4 p.m
I will be hold at School meeting room.
We do appreciate your participation. Thank you
Regards,
The committee
Referensi :
http://bahasainggrismudah.com/7-contoh-invitation-bahasa-inggris-tentang-berbagai-acara/
Sabtu, 25 Juni 2016
Tugas Softskill Mengenai Harapan
Quote
: sebelum ingin mencapai semua target atau harapan yang ingin dicapai,
sebelumnya berawal dari kata yakin, apakah kita bisa mencapai semua itu. Kata yakin
itu harus berawal dari diri kita sendiri. Kalau kita yakin akan bisa mencapainya,
kenapa tidak kita lakukan selagi kita sanggup untuk mencapainya, mencapai semua
harapan yang kita inginkan itu adalah hal yang sangat membuat kita bahagai,
bahagai itu bukan hanya untuk kita bisa juga untuk kedua orang tua, sebab
memanggakan kedua orang tua adalah hal dari semua harapan yang ingin kita
inginkan. Maka dari pada itu kita harus yakin dan mampu untuk melakukannya.
Rabu, 25 Mei 2016
Minggu, 17 April 2016
Review Film Negeri 5 Menara
Dalam
film negeri 5 menara ini mengisahkan pegalaman hidup enam orang pemuda yang
menempuh pendidikan di sebuah pesantren terkenal beranama Pesantren Madani atau
PM. Keenam tokoh utama tersebut adalah Alif Fikri yang berasal dari Padang,
Atang yang berasal dari Bandung Jawa Barat, Raja dari Medan, Dulmajid yang
datang dari daerah Sumenep, Said dari kota Mojokerto, dan terakhir Baso yang
berasal dari sebuah tempat di Sulawesi Selatan bernama Gowa. Kelima sahabat ini
bersama-sama mengarungi kehidupan pendidikan di Pesantren madani baik itu
riang, gamang, suka dan duka mereka lewati bersama dipesantren tersebut.
Pada mulanya, sang tokoh Alif ingin menjadi sosok intelek seperti Habibie. Ia mengingkan bersekolah di SMA Bukittinggi demi mencapai cita-citanya. Sayangnya, Amak, orang tua Alif tidak mengijinkan hal tersebut. Ia menginginkan Alif menjadi seorang ustad atau pemuka agama sehingga ia berpikir menyekolahkannya di pondok pesantren. Alif sebenarnya berberat hati, tapi pada akhirnya ia menuruti Amak-nya dan melanjutkan pendidikan di Pesantren Madani. Pada mulanya, Alif begitu kaget menjumpai kehidupan di dalam pondok pesantren yang begitu disiplin. Namun seiring berjalannya waktu, ia kemudian ikut lebur di dalamnya bersama sahabat-sahabatnya yang lain. Mereka semua percaya pada sebuah mantra: Man Jadda Wajada yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.
Pada mulanya, sang tokoh Alif ingin menjadi sosok intelek seperti Habibie. Ia mengingkan bersekolah di SMA Bukittinggi demi mencapai cita-citanya. Sayangnya, Amak, orang tua Alif tidak mengijinkan hal tersebut. Ia menginginkan Alif menjadi seorang ustad atau pemuka agama sehingga ia berpikir menyekolahkannya di pondok pesantren. Alif sebenarnya berberat hati, tapi pada akhirnya ia menuruti Amak-nya dan melanjutkan pendidikan di Pesantren Madani. Pada mulanya, Alif begitu kaget menjumpai kehidupan di dalam pondok pesantren yang begitu disiplin. Namun seiring berjalannya waktu, ia kemudian ikut lebur di dalamnya bersama sahabat-sahabatnya yang lain. Mereka semua percaya pada sebuah mantra: Man Jadda Wajada yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.
Menurut beberapa pengamat, berhasil
menggambarkan suasana modern di dalam pesantren yang selama ini dianggap kuno
dan kaku serta tidak menarik. Paham mengenai pesantren yang hanya mengajarkan
persoalan agama juga seolah hendak dikikis sang penulis. Di dalam novel ini
secara tersirat ia memperlihatkan sisi modern pesantren dengan mengisahkan
mereka belajar soal seni, bahasa dan juga kewajiban berbahasa Inggris yang tak
bisa ditolerir. Sang penulis juga dinilai cerdas menitip kisah humor yang membuat
novel berat ini agak sedikit ringan dan renyah untuk dinikmati.
Alif (Gazza Zubizareta) adalah seorang
anak sederhana yang baru saja lulus SMP di Maninjau. Bersama sahabatnya Randai
(Sakurta Ginting), Alif ingin melanjutkan SMA di kota Bandung dan kemudian
masuk ke Kampus idamannya, ITB. Namun mimpi tinggal mimpi ketika Amaknya (Lulu
Tobing) menginginkan Alif untuk masuk ke Pondok Madani, sebuah pesantren di
sudut Ponorogo, jawa Timur. Walau pada awalnya Alif tidak mau, akhirnya Alif
memenuhi pinta orang tuanya, walau dengan setengah hati. Alif tidak membantah
pinta amaknya yang meminta alif untuk melanjutkan sekolahnya dipesantren
madani. Randai pun menemui alif sebelum alif pergi ke jawa dan mengatakan yang
penting kau yakin, jangan lupa kirim surat jika kau disana.
Saat Alif tiba di Pondok Madani bersama Ayah (David Chalik), hatinya makin remuk. Tempat itu benar-benar makin ‘kampungan’ dan mirip penjara di matanya. Ditambah lagi dengan keharusan mundur setahun untuk kelas adaptasi. Alif menguatkan hati untuk mencoba menjalankan setidaknya tahun pertama di Pondok Madani ini.
Awalnya, Alif lebih sering menyendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, Alif mulai bersahabat dengan teman-teman satu kamarnya, yaitu Baso (Billy Sandy) dari Gowa, Atang (Rizky Ramdani) dari Bandung, Said (Ernest Samudera) dari Surabaya, Raja (Jiofani Lubis) dari Medan, dan Dulmajid (Aris Putra) dari Madura. Mereka berenam selalu berkumpul di menara masjid dan menamakan diri mereka Sahibul Menara alias para pemilik menara.
Suasana kian menghangat di kelas pertama, saat Alif disentak oleh teriakan penuh semangat dari Ustad Salman (Donny Alamsyah): Man Jadda Wajada! Artinya, Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. “Mantra” ini lah yang menambah semangat dan kegigihan keenam anak itu. Ketika mereka berkumpul dibawa menara dekat pesantren, mereka berenam bercerita satu saat nanti mereka akan melanjutkan cita-cita mereka disuatu Negeri yang mereka inginkan, ketika baso melihat awan-awan dilangit ia berkata suatu saat aku ingin ke asia, ada yang ke inggris, mesir, Indonesia, dan ketika teman-temannya menanyakan kepada Alif “hai Alif kemana mimpimu masih mau kekampung saya bandung ITB kata dulmajid” dan Alif berkata aku mau ke Amerika, kata baso semua negeri itu punya menara. Mereka pun membuat janji dimenara pesantren mereka akan bertemu dengan membawa foto menara mereka masing-masing.
Para sahibul menara selalu berpikir visioner dan bercita-cita besar. Mereka masing-masing memiliki ambisi untuk menaklukan dunia. Dari tanah Indonesia, Amerika, Eropa, Asia hingga Afrika. Dibawah menara Madani, mereka berjanji dan bertekad untuk bisa menaklukan dunia dan mencapai cita-cita. Dan menjadi orang besar yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Saat Alif tiba di Pondok Madani bersama Ayah (David Chalik), hatinya makin remuk. Tempat itu benar-benar makin ‘kampungan’ dan mirip penjara di matanya. Ditambah lagi dengan keharusan mundur setahun untuk kelas adaptasi. Alif menguatkan hati untuk mencoba menjalankan setidaknya tahun pertama di Pondok Madani ini.
Awalnya, Alif lebih sering menyendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, Alif mulai bersahabat dengan teman-teman satu kamarnya, yaitu Baso (Billy Sandy) dari Gowa, Atang (Rizky Ramdani) dari Bandung, Said (Ernest Samudera) dari Surabaya, Raja (Jiofani Lubis) dari Medan, dan Dulmajid (Aris Putra) dari Madura. Mereka berenam selalu berkumpul di menara masjid dan menamakan diri mereka Sahibul Menara alias para pemilik menara.
Suasana kian menghangat di kelas pertama, saat Alif disentak oleh teriakan penuh semangat dari Ustad Salman (Donny Alamsyah): Man Jadda Wajada! Artinya, Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. “Mantra” ini lah yang menambah semangat dan kegigihan keenam anak itu. Ketika mereka berkumpul dibawa menara dekat pesantren, mereka berenam bercerita satu saat nanti mereka akan melanjutkan cita-cita mereka disuatu Negeri yang mereka inginkan, ketika baso melihat awan-awan dilangit ia berkata suatu saat aku ingin ke asia, ada yang ke inggris, mesir, Indonesia, dan ketika teman-temannya menanyakan kepada Alif “hai Alif kemana mimpimu masih mau kekampung saya bandung ITB kata dulmajid” dan Alif berkata aku mau ke Amerika, kata baso semua negeri itu punya menara. Mereka pun membuat janji dimenara pesantren mereka akan bertemu dengan membawa foto menara mereka masing-masing.
Para sahibul menara selalu berpikir visioner dan bercita-cita besar. Mereka masing-masing memiliki ambisi untuk menaklukan dunia. Dari tanah Indonesia, Amerika, Eropa, Asia hingga Afrika. Dibawah menara Madani, mereka berjanji dan bertekad untuk bisa menaklukan dunia dan mencapai cita-cita. Dan menjadi orang besar yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.
Latar Belakang
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan teknologi
dan ilmu pengetahuan, banyak akhir-akhir ini bidang ilmu teknologi mengalami
kemajuan yang pesat, dengan adanya kemajuan tersebut, membuat manusia selalu
berusaha untuk memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk mempermudah
kehidupan.
Kenyamanan ruangan adalah salah satu yang harus diperhatikan dimana dengan kenyamanan manusia dapat bekerja dengan produktivitas tinggi. Salah satunya yang membuat ruangan tidak nyaman adalah temperatur yang tinggi yang mengakibatkan manusia akan mengalami pembuangan energi yang sia-sia. Temperatur ruangan dapat naik akibat dari matahari dan juga manusia yang ada didalam ruang tersebut. Dengan demikian ruangan tempat manusia melakukan aktivitas akan bertambah panas. Untuk menjaga agar ruangan tetap nyaman perlu dibuat suatu alat yang dapat mempertahankan temperatur ruangan.
Kenyamanan ruangan adalah salah satu yang harus diperhatikan dimana dengan kenyamanan manusia dapat bekerja dengan produktivitas tinggi. Salah satunya yang membuat ruangan tidak nyaman adalah temperatur yang tinggi yang mengakibatkan manusia akan mengalami pembuangan energi yang sia-sia. Temperatur ruangan dapat naik akibat dari matahari dan juga manusia yang ada didalam ruang tersebut. Dengan demikian ruangan tempat manusia melakukan aktivitas akan bertambah panas. Untuk menjaga agar ruangan tetap nyaman perlu dibuat suatu alat yang dapat mempertahankan temperatur ruangan.
Salah
satu alat Kendal yaitu Microcontroller adalah
suatu chip IC (Integrated
Circuit) yang dapat menerima sinyal input, mengolah dan memberikan sinyal
output sesuai program yang diisikan didalamnya. Sedangkan Arduino uno disebut
juga pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, dirancang untuk memudahkan
penggunaan elektronik dalam berbagai bidang.
Salah satu sensor yang tersedia
dipasaran adalah LM35 yang mempunyai sensitivitas 10mv/0C. Rangkaian
sensor ini sangat sederhana sehingga mudah untuk digunakan dalam mengukur
temperatur, keluaran dari sensor ini berupa LCD 2x16 yang akan menempilkan
sesuai masukan sensor dan suhu akan
mengaktifkan Fan sehingga berputar sesuai kondisi.
Berdasarkan permasalahan tersebut maka
dirancang suatu Alat Pengontrol Suhu Ruangan dengan LM35 dan Fan Berbasis
Arduino uno
Paragraph
yang digunakan diatas adalah paragraph deduktif yang berawal dari penjelasan
lebih luas sampai dengan penjelasan menuju inti dalam paragraph tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)

